Jurnalistik adalah proses dari mencari, mengumpulkan, mengelola, dan menyebar luaskan kepada khalayak sesuai dengann fakta utuk mengungkap yang sebenarnya. Begitu banyak media sebagai alat untuk menyebarluaskan dari hasil jurnalistik itu ada yang berupa cetak, seperti : koran, majalah,tabloid,buletin. dll sedangkan dengan media elektronik seperti audio visual yaitu televisi, film, video dan juga audio yaitu radio.
Seperti yang sudah kita ketahui dunia internet telah merebak kepada kehidupan kita diera Globalisasi ini dengan berbagai bentuk yang ditawarkan khususnya bagi jejaring sosial yang sering digunakan dari mulai kalangan bawah sampai atas, media online adalah media digital melalui jaringan internet yang berupaya menyebarluaskan berbagai informasi dengan berbagai macam, baik berupa pendidikan, hiburan, berita. Bagi seorang jurnalistik media online dangat memberi kemudahan agar berita yang telah kita cari, kumpulkan dan olah bisa disebarluaskan dengan sangat cepat dan dibaca oleh semua orang tidak hanya di negara kita bahkan diseluruh dunia.
Menurut saya faktor-faktor penghambat dalam media online yang mempengaruhi proses jurnalistik adalah :
1. Aplikasi
Aplikasi sangat berperan penting bagi proses internet kadang semua orang mengetahui adanya wifi gratis yang bisa digunakan ditempat tertentu dan dengan leluasa tapi dirinya tidak dapat diakses karena tidak mengetahui sistem aplikasi atau softwar yang tidak terdeteksi menjadi penghambat bukan hanya bagi pembaca terutama bagi seorang jurnalistik yang selalu bergelut menyebarluaskan informasi, menjadi penghambat yang dahsyat terutama bagi orang yang tidak faham terhadap penggunaan softwar.
2. Loading
Loading yang lama akan menghambat bagi seseorang yang ingin segara mengetahui informasi dengan cepat yang telah dipublish oleh jurnalis, dan bila dalam blog informasi yang diakses terasa lama (loading) yang lumayan menyita waktu, pembaca akan menetup kembali layanan yang sedang dia akses dan bagi penulis akan menjadi citra yang buruk terhadap tulisannya.
3. Link
Seorang jurnalis harus banyak membuat link agar informasi yang dibutuhkan oleh seseorang bisa langsung didapat tanpa susah dengan mengetik kembali pada google searching.
4. Kurangi gambar
Berikan gambar yang seperlunya bagi tulisan anda sebab gambar yang banyak selain membuat loading lama, bahkan akan menjadikan berita yang ditulis menjadi semerawut dan tidak fokus, sehingga informasi yang disampaikan menjadi tidak efektif dan bahkan membuat kesimpang siuran terhadap apa yang kita maksudkan.
5. Tulisan Yang Apa Adanya
Tulisan buat berita atau seorang jurnalis jangan terlalu banyak dihiasi dengan animasi-animasi atau tulisan yang tidak menggambarkan keseriusan sebab yang namanya berita adalah hal fakta dan tersimpan didalamnya sebagai bahan perenungan serta yang harus dijadikan hal-hal serius dalam kehidupan sehari-hari, dimana kejadian itu adalah hal yang kadang harus mendapat tindak lanjut, sanksi dan dipandang salah dan benar maka tulislah apa adanya jangan seperti tulisan untuk komik anak-anak dan tulisan untuk puisi “ingat! Kesungguhan berita dilihat dari TULISAN”
Seperti yang sudah kita ketahui dunia internet telah merebak kepada kehidupan kita diera Globalisasi ini dengan berbagai bentuk yang ditawarkan khususnya bagi jejaring sosial yang sering digunakan dari mulai kalangan bawah sampai atas, media online adalah media digital melalui jaringan internet yang berupaya menyebarluaskan berbagai informasi dengan berbagai macam, baik berupa pendidikan, hiburan, berita. Bagi seorang jurnalistik media online dangat memberi kemudahan agar berita yang telah kita cari, kumpulkan dan olah bisa disebarluaskan dengan sangat cepat dan dibaca oleh semua orang tidak hanya di negara kita bahkan diseluruh dunia.
Menurut saya faktor-faktor penghambat dalam media online yang mempengaruhi proses jurnalistik adalah :
1. Aplikasi
Aplikasi sangat berperan penting bagi proses internet kadang semua orang mengetahui adanya wifi gratis yang bisa digunakan ditempat tertentu dan dengan leluasa tapi dirinya tidak dapat diakses karena tidak mengetahui sistem aplikasi atau softwar yang tidak terdeteksi menjadi penghambat bukan hanya bagi pembaca terutama bagi seorang jurnalistik yang selalu bergelut menyebarluaskan informasi, menjadi penghambat yang dahsyat terutama bagi orang yang tidak faham terhadap penggunaan softwar.
2. Loading
Loading yang lama akan menghambat bagi seseorang yang ingin segara mengetahui informasi dengan cepat yang telah dipublish oleh jurnalis, dan bila dalam blog informasi yang diakses terasa lama (loading) yang lumayan menyita waktu, pembaca akan menetup kembali layanan yang sedang dia akses dan bagi penulis akan menjadi citra yang buruk terhadap tulisannya.
3. Link
Seorang jurnalis harus banyak membuat link agar informasi yang dibutuhkan oleh seseorang bisa langsung didapat tanpa susah dengan mengetik kembali pada google searching.
4. Kurangi gambar
Berikan gambar yang seperlunya bagi tulisan anda sebab gambar yang banyak selain membuat loading lama, bahkan akan menjadikan berita yang ditulis menjadi semerawut dan tidak fokus, sehingga informasi yang disampaikan menjadi tidak efektif dan bahkan membuat kesimpang siuran terhadap apa yang kita maksudkan.
5. Tulisan Yang Apa Adanya
Tulisan buat berita atau seorang jurnalis jangan terlalu banyak dihiasi dengan animasi-animasi atau tulisan yang tidak menggambarkan keseriusan sebab yang namanya berita adalah hal fakta dan tersimpan didalamnya sebagai bahan perenungan serta yang harus dijadikan hal-hal serius dalam kehidupan sehari-hari, dimana kejadian itu adalah hal yang kadang harus mendapat tindak lanjut, sanksi dan dipandang salah dan benar maka tulislah apa adanya jangan seperti tulisan untuk komik anak-anak dan tulisan untuk puisi “ingat! Kesungguhan berita dilihat dari TULISAN”

Posting Komentar